Tampilkan postingan dengan label Adab Memberi Penghormatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adab Memberi Penghormatan. Tampilkan semua postingan

Hadiah

Hadiah

Pada suatu hari, dua laki-laki pergi dari Syam menuju Madinah. Mereka berdua bertanya kepada orang-orang di mana Salman Al-Farisi RA berada. Setelah mereka bertemu dengan Salman, mereka berkata, “Kami datang menemui karena saudaramu yang ada di Syam.

Salman bertanya, “Siapa dia?”

Mereka menjawab, “Abu Darda’ RA”.

Salman berkata, “Mana hadiah yang ia kirim melalui kalian?”

Memberi Penghormatan dengan Berdiri

Memberi Penghormatan dengan Berdiri
Ummul Mukminin Aisyah RA bercerita,

 "Saya tidak pernah melihat seorang pun diantara manusia yang paling mirip dengan nabi baik dari segi cara berbicara, bercerita, dan cara duduk beliau daripada Fatimah RA. Jika nabi Saw melihat Fatimah datang, beliau menyambutnya, kemudian berdiri dan menciumnya. Setelah itu Rasulullah memegang tangannya dan memintanya duduk di tempat beliau.

Demikian juga, ketika nabi Saw datang menemui Fatimah, Fatimah menyambut beliau, kemudian berdiri dan mencium nabi.

Menjawab Salam

Menjawab Salam


Pada suatu hari, Utsman bin Affan RA berada di dalam masjid. Sa'ad bin Abi Waqash RA yang berlalu di sampingnya mengucapkan salam. Utsman melihat ke arah Sa'ad, tapi tidak menjawab salamnya. 

Sa'ad kemudian mengadukan hal itu kepada amirul mukminin, Umar bin Khattab.

Umar bin Khattab pun mencari Utsman dan berkata kepadanya," Apa yang menghalangimu untuk tidak menjawab salam saudaramu?"

Utsman menjawab, "Saya tidak melakukan hal itu".

Salam untuk Penghuni Kubur

Salam untuk Penghuni Kubur
Pada suatu malam, nabi Saw tidur di rumah Aisyah RA. Sesudah tidur di atas kasur,  beliau berdiri dengan hati-hati dan keluar. Aisyah mengetahui hal itu. Ia pun keluar berjalan di belakang nabi sampai tiba di Baqi' (nama tempat yang merupakan kuburan orang Islam).

Nabi Saw berdiri dalam waktu yang lama.  Beliau mengangkat kedua tangannya dan berdoa sebanyak 3 kali. Setelah itu, beliau kembali ke rumah. Aisyah juga kembali ke rumahnya mendahului nabi, lalu berbaring di atas kasurnya.

Salam dan Kemuliaan

Salam dan Kemuliaan

Nabi Saw pergi mengunjungi Sa'ad bin 'Ubadah RA di rumahnya. Beliau berdiri di depan pintu rumahnya dan bersabda:"Assalamu'alaikum Warahmatullah". Pada waktu itu, Sa'ad dan anaknya, Qais berada di dalam rumah. Sa'ad menjawab Rasul Saw dengan suara yang rendah, sehingga Rasul Saw tidak mendengar suaranya. 

Qais berkata kepada ayahnya: "Apakah engkau tidak mengizinkan Rasulullah?" Sa'ad menjawab:"Saya melakukan ini agar Rasulullah memperbanyak salam kepada kita".

Salam yang Abadi

Salam yang Abadi
As-salam adalah salah satu dari nama-nama Allah Swt. Allah mejadikannya tanda kasih sayang dan rahmat. Allah telah meridhainya sebagai penghormatan bagi kaum mukminin. Ketika orang-orang saling bertemu, maka mereka mengawalinya dengan salam. 

Tatkala  menciptakan Adam As, Allah Swt berfirman kepadanya: "Pergilah, dan ucapkanlah salam kepada mereka yang ada di sana. Lalu dengarkanlah salam penghormatan dari mereka. Sesungguhnya salam penghormatanmu adalah salam penghormatan bagi keturunanmu".

Salam di Surga

Salam di Surga
Di surga terdapat banyak kenikmatan. Allah memberikan keselamatan dan kenikmatan yang agung kepada hamba-Nya. 

Diceritakan bahwa tatkala penduduk surga memasuk surga, terdapat cahaya yang bersinar terang. Mereka kemudian menngangkat kepala mereka untuk melihat sinar itu. 

Tatkala Allah berada di atas mereka dan melihat mereka, Dia berfirman:"Keselamatan atas kalian wahai penduduk surga".

Salam sebelum Minta Izin

Salam sebelum Minta Izin
 Salah seorang sahabat mengunjungi Nabi Saw  di rumah beliau. Ia adalah laki-laki dari bani 'Aamir. Ia ingin masuk ke dalam rumah nabi. Tatkala  berdiri di depan pintu, ia berkata: "Apakah saya boleh masuk?"

Nabi Saw pun berkata kepada pembantunya: "keluarlah dan ajarkan dia tentang cara minta izin, dan katakan kepadanya;" katakan: 'Assalamu'alaikum', 'Apakah saya boleh masuk?

Salam dan Shalawat

Salam dan Shalawat

Pada suatu hari, sebagian kaum muslimin berkumpul di sahabat mulia Sa'ad bin 'Ubadah RA. Nabi Saw pun hadir di tengah-tengah mereka. Mereka senang akan hal itu.

Basyir bin Sa'ad bin 'Ubadah RA berkata: "Wahai Rasulullah, Allah memerintahkan kita agar bershalawat kepada engkau. Bagaimana cara kami bershalawat?"

Nabi Saw diam dalam waktu yang lama. Sampai-sampai, para sahabat berandai-andai basyir tidak menanyakan hal itu".

Salam Penghormatan dalam Surat

Salam Penghormatan dalam Surat

Allah Swt mengutus  nabi Muhammad Saw sebagai petunjuk dan rahmat bagi seluruh alam.

Sesudah Fathu Mekkah, syariat Islam ditegakkan di Mekah dan Madinah, serta negeri-negeri tetangga.

Nabi Muhammad Saw memberi perhatian yang besar dalam mendakwahkan kepada para raja dan pemimpin agar masuk Islam. 

Beliau juga mengirim surat kepada Kisra, raja Persia. Beliau bersabda dalam surat tersebut:

Salam yang Memperdaya

Salam yang Memperdaya

Pada suatu hari, segerombolan orang Yahudi mendatangi nabi Saw. Waktu itu, Aisyah RA ikut menemani beliau.

Orang-orang Yahudi itu berkata:"Assaamu 'alaikum", "Kematian dan kehancuran atasmu".

Nabi Saw menjawab salam mereka: "Wa'alaikum", "Dan atas kalian juga". Beliau tidak menambah, melainkan hanya dengan jawaban seperti itu.

Berlomba Mengucapkan Salam

Berlomba Mengucapkan Salam
Ada salah seorang sahabat yang bernama Al-Agharru bin Yasar Al-Mazni RA.

Pada suatu hari, nabi Saw memerintahkan salah seorang laki-laki dari kaum Anshor untuk memberikan Al-Agharru sejumlah kurma yang beliau miliki.

Akan tetapi, laki-laki Anshor itu menunda-nunda waktu untuk memberikan kurma tersebut kepada Al-Agharru. Al-Agharru pun mengadu kepada Rasulullah Saw. Rasul bersabda: "Wahai Abu Bakar, pergilah! Ambilah kurmanya!"

Mengucapkan Salam di Pasar

Mengucapkan Salam di Pasar

Dua  sahabat rasul yang mulia, Abdullah bin Umar dan Ath-Thufail bin Ka'ab RA saling berteman dengan akrab. Satu dengan lainnya saling mencintai.

Abdullah mengajak Ath-Thufail menemaninya ke pasar. Ath-Thufail merasa heran atas apa yang dilakukan Abdullah, karena ia ke pasar tidak membeli atau menjual apapun. Ia hanya mengucapkan salam kepada setiap orang Islam yang ia temui; baik yang kecil ataupun yang tua, baik yang kaya atau miskin.

Pahala Salam

Pahala Salam
Pada suatu hari, nabi Saw duduk bersama para sahabat beliau. Tiba-tiba ada seorang laki-laki berkata: "Assalamu'alaikum"(dia tidak menyempurnakan salamnya). Maka Rasul Saw menjawab salamnya. Laki-laki itu pun duduk. Rasul Saw bersabda kepada para sahabat beliau: "Sepuluh" (maksudnya adalah, pahala dari alam yang tidak lengkap ini adalah 10 kebaikan).

Adab Memberi Penghormatan

Adab Memberi Penghormatan

Islam adalah agama yang sangat menganjurkan untuk saling menyebarkan cinta dan kasih sayang antara sesama manusia, sehingga mereka hidup dalam persaudaraan persahabatan.

Dan salam itu adalah penghormatan para malaikat dan nabi  Allah. Ia adalah undangan rahmat, barokah, dan kebaikan.

Salam juga merupakan tanda adanya cinta di hati, menguatkan ikatan persaudaraan, dan menghidupkan cinta di antara manusia.

Seorang muslim hendaklah memberi penghormatan kepada setiap muslim, baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal. Hendaklah  yang muda  memberi salam kepada yang tua, yang berkendara memberi salam kepada yang berjalan, dan yang sedikit kepada yang banyak.