Salah satu sahabat Rasul yang bernama Abu Mu'allaq melakukan perjalanan dengan membawa harta dagangan. Tiba-tiba ada perampok yang hendak membunuh dan hendak mengambil hartanya.
Abu Mu'allaq kemudian berkata, "Izinkan saya untuk shalat".
Perampok itu menjawab, "Shalatlah sesuka hatimu".
Abu Mu'allaq pun mengambil wudhu' dan shalat. Ia berdoa, "Wahai Zat yang dicintai, wahai pemilik 'Arsy yang agung, wahai Zat yang berbuat atas kehendak-Nya, saya memohon kepada-Mu dengan kemulian-Mu yang tidak...dan kerajaan-Mu yang tidak lalim, dan dengan cahaya-Mu yang memenuhi kemuliaan Arsy-Mu, agar Engkau menghentikan kejahatan perampok ini. Wahai Zat yang Maha Penolong, Tolonglah saya."
Ia mengulangi doa ini hingga 3 kali.
